
Kukunjungi perpisahan
siur perjalanan
liku pengalaman.
Pernah dahulu luka
kakiku berdarah
meniti kerikil pertemuan.
Pendesit rentak diri
bersenandung dengan rintih
berladung, derunya menjauh
terseret dan tercebis
kala pamit yang pedih.
Mawar sejarah
teladan gundah
indahnya berpulang pada pasrah
pahit air mata
tertib nasib
berkaca atau terluka.
Kukunjungi perpisahan
malar perjalanan
mahar pengalaman.
-SYAIDUL AZAM KAMARUDIN
JOHOR BAHRU, JOHOR
MINGGUAN MALAYSIA
21.12.2008
No comments:
Post a Comment